Berubah, Rekrutmen PPPK Terbatas Untuk Honorer Saja
Jumlah guru honorer K-2 yang akan mengikuti tes Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) sudah selesai dipetakan. Berdasarkan pantauan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ada 159 ribu guru honorer K-2 yang akan diundang untuk mengikuti tes seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK).
"Mereka akan kita panggil by name, by address," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (11/1/2019).
Bagaimana diketahui, pemerintah mengubah skema pendaftaran Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) dari terbuka untuk masyarakat umum menjadi terbatas untuk honorer. Skema tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) dari terbuka menjadi tertutup merupakan hasil koordinasi dengan kementerian terkait dan komisi X DPR.
Muhadjir berharap 159 ribu guru honorer yang mendapat kesempatan mengikuti tes Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) bisa memanfaatkannya secara maksimal. Namun, mantan rektor UMM itu tidak akan memaksa. "Yang mau, Kalau gak mau juga nggak apa-apa," imbuhnya.
Terkait nasib guru honorer lain yang non K-2, Muhadjir menegaskan bahwa pihaknya juga akan memperhatikan. Namun, dia meminta untuk bersabar. Saat ini, pemerintah tengah menuntaskan persoalan honorer secara bertahap. Dalam rencana yang dibuatnya, persoalan guru honorer akan tuntas pada 2023.
Karena itu, Muhadjir meminta sekolah untuk tidak lagi mengangkat honorer. "Sebab, kalau tambah-tambah terus, kapan selesainya? Soalnya kita akan segera membangun sistem rekrutmen guru yang betul-betul sistematik," tuturnya.
KAPAN TES SELEKSI CPPPK DILAKUKAN?
Muhadjir menyebut prosesnya sudah jalan. Dia mempredeksi proses seleksi sudah bisa berlangsung awal bulan Februari. Menyangkut kouta, dia menegaskan, jika 159 ribu guru honorer K-2 memenuhi syarat, semua akan diangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
PROFESI APA SAJA YANG BISA IKUT TES CPPPK ?
Selain tenaga pendidik, sektor lain yang akan mengangkat PPPK adalah tenaga kesehatan dan tenaga penyuluh pertanian. Tiga sektor itu dinilai memiliki kekurangan tenaga paling banyak di antara yang lainnya.
BAGAIMANA BENTUK TES SELEKSI CPPPK ?
Sebelumnya, kepala BKN Bima Haria Wibisana menuturkan, secara teknis, proses rekrutmen PPPK tidak akan jauh berbeda dengan rekrutmen PPPK tidak akan jauh berbeda dengan pengaturan seleksi CPNS. Hanya beberapa hal yang akan berbeda, salah satunya tingkat kesulitan seleksi.

sangat setuju rekrutmen PPPK prioritaskan khusus honorer bukan umum
ReplyDelete